Bijzondere The Bijstands Eenheid – Pasukan Kontra Teroris Negri Kincir Angin

Bijzondere The Bijstands Eenheid (BBE, atau Unit Close Combat) adalah unit kontra-teroris  utama Belanda . Ini adalah unit ad hoc, digunakan  hanya bila diperlukan. Unit pasukan serbu dan unit sniper adalah bagian dari kelompok pasukan ini, pasukan ini juga memiliki  ahli pasukan yang pakar dalam  psikologi yang mengkhususkan diri dalam situasi penyanderaan. Calon pasukan ini dipili yang terbaik dari pasukan  Royal Marinir Belanda dan menjalani pelatihan selama 48-minggu.


Anggota dari unit yang berbeda menggunakan senjata yang berbeda pula untuk tugas-tugas mereka. Unit Assault, anggota Unit menggunakan HK MP-5 dan Colt revolver Lawman .357 atau SIG-Sauer P-226. Penembak jitu menggunakan senapan FAL, H & K G3 MSG atau SSG Steyr. Hal ini penting untuk dicatat, bagaimanapun, kebanyakan anggota BBE telah enggan untuk menggunakan kekuatan mematikan yang mereka miliki di masa lalu, pasukan ini lebih memilih untuk menggunakan metode yang memungkinkan mereka untuk menangkap bukan membunuh.

Mereka telah terlibat dalam berbagai  pertempuran di beberapa kesempatan dalam melawan teroris. Pada bulan Oktober 1974 BBE membebaskan penjara Scheverngen dari diinternir teroris Palestina hanya menggunakan setrum-granat dan pertempuran tangan-ke-tangan. Ini terlepas dari fakta bahwa teroris bersenjata. selain itu mereka juga pernah membebaskan sebuah sekolah dan sebuah kereta apai yang disandera oleh Moluccan Teroris, selama pertempuran dalam kereta apai 6 teroris berhasil ditewaskan sementara 2 sandera berhasil diselamatkan. sebanyak 200 orang telah dibebaskan dari 2 tempat yang berbeda selama proses penyanderaan oleh kelompok teroris maluku. uniknya mereka, dalam melakukan proses penterbuan mereka menggunakan 2 buah pesawat temur F104 terbang rendah dengan kcepatan supersonic diatas kereta api, hal ini digunakan untuk memberikan efek gentar dan menurunkan semangat teroris maluku.

Iklan

OKK : Ozel Kuvvetler Komutanligi – Pasukan Khusus Baret Merah Turki

Ozel Kuvvetler Komutanligi (OKK)

Berigade komando pertama bermarkas di daerah pinggiran Kayseri, Turki. Ahir ahir ini, mereka sering ditugaskan di daerah kawasan  Tenggara Anatolia untuk melawan pemberontak Kurdi. Selama peperangan melawan pasukan kurdi, unit ini telah sering menerima penghargaan.

Brigade Komando kedua bermarkas di daerah Bolu Turki. Pasukan ini juga ditempatkan disebelah barat daya Anatolia untuk membantu pasukan Komando Berigade I dalam melawan para pemberontak Kurdi. Para anggota pasaukan Berigade 2 Bolu ini pada awal tahun 1999 dikirim ke Iraq untuk menyerbu pasukan pemberontak Kurdistan.

Pada tahun 1998, sakah satu dari dua brikade pasukan komando ini telah melakukan latihan bersama dengan pasukan khusu Pakistan.

Sedangkan Brigade Amphibi bermarkas di Ismir/Foca. Misi utama mereka adalah infiltrasi, sabotasi, dan pengumpulan data intelejen di belakang garis pertahanan musuh

 

Seleksi Rekruitment

Tidak semua orang dapat dengan mudah lolos dalam ujian seleksi pasukan ini. Mereka yang lulus ujian, akan menjadi kandidat pasukan khusus. Keterampilan linguistik yang memadai , setidaknya mampu menguasai satu bahasa asing merupakan nilai tambah untuk masuk menjadi kandidat pasukan ini. Para calon kemudian harus menyelesaikan pelatihan yang penuh tantangan yang berlangsung selama 2,5 tahun. Banyak peserta yang gugur selama periode pelatihan intensif berlangsung. Pelatihan meliputi kebugaran, kendala (rintangan), Martial Arts, pertempuran jarak dekat  (CQC), perang biologi / kimia / nuklir, terjun payung, menyelam, sniping, pembongkaran, kontra-terorisme, pencarian dan penyelamatan, sabotase, pengintaian dan keahlian bertahan hidup. Belajar bahasa asing merupakan bagian dari pelatihan. Selama pelatihan, calon didorong oleh instruktur mereka sampai ketahap batas  kemampuan mereka, baik secara fisik maupun mental. Jadwal pelatihan mencakup semua aspek dari sebuah perang modern, reguler dan psikologis. Menempuh perjalanan 100 kilometer dengan beban 40Kg. hanya sebuah contoh dari apa yang kandidat pasukan komando harus lalui selama pelatihan. Meskipun ukuran resmi OKK berdiri pada tingkat Divisi, ini termasuk unit non-kombatan dan juga para staff. Ukuran kombatan dari OKK ini tidak lebih besar dari 500 anggota pasukan.

 

Tugas

– Surveilans pada struktur musuh, fasilitas, sistem pertahanan atau bangunan strategis yang relevan.
– sabotase terhadap unit musuh dan struktur.
– Infiltrasi.
– Pengintaian.
– Sandera / POW /penyelamatan pilot.
– Kontra-terorisme
– Pertempuran jarak dekat.
– Mengorganisasi dan melatih rakyat sipil dalam melawan musuh.

 

KCT (Korps Commando Troepen), Pasukan Unit Khusus Belanda

Korps Commando Tropen (KCT) adalah pasukan khusus Angkatan Darat Belanda. dibentuk dan dibuat dengan model yang  sama dengan pasukan  SAS inggris, KCT bertugas melakukan berbagai misi seperti tindakan langsung, pengintaian jarak jauh, dan pengumpulan data  intelijen.

Saat ini, KCT terdiri dari satu unit  pasukan aktif dan dua cadangan, tetapi pada saat ini ada rencana untuk mereorganisasi struktur KCT ini. Rencananya akan meleburkan pasukan cadangan kedalam kesatuan aktif. Diharapkan dengan proses pengaktifan 2 pasukan cadangan tersebut KCT akan memiliki 3 unit pasukan spealisasi, pasukan dengan spesialisasi HQ, pasukan dukungan, dan satu kompeni pelatihan. Dalam waktu tertentu ada juga formasi cadangan yang dikenal sebagai Troepen Commando 305 Bataljon (Kommando Pasukan Batalyon 305). tetapi, Tampaknya unit ini telah dibubarkan sekitar awal tahun 1990-an. Saat KCT dibentuk sebagai berikut:

>> 108 S.O.C. : Diaktifkan kembali pada tahun sembilan puluhan awal, 108 SOC adalah unit pasukan Operasi khusus Angkatan Darat aktif Belanda . Ditugaskan untuk melakukan Aksi Langsung, sabotase, dan misi pengintaian. Pasukan ini memiliki kemampuan mobilisasi lintas udara, airmobile, amfibi, dan operasi gunung. Pasukan ini pernah terlibat dalam penangkapan penjahat perang di bosnia.

>> 104 Waarnemings-en Verkennings companie (104 Recon & Observasi Co): R 104 & S Co secara resmi ini adalah unit aktif, dipindahkan ke cadangan ketika SOC 108 diaktifkan. Ditugaskan untuk bertindak sebagai unit pasukan patroli pengintaian jarak jauh. Anggota Satuan ini dilatih dngan kemampuan teknik terjun payung HAHO / HALO , dan keterampilan observasi tertutup. Berdasarkan rencana saat ini unit pengintaian 104 Recon & Co  akan diaktifkan, dan namanya berubah menjadi 104 SOC.

>> 105 Waarnemings-en Verkennings companie (Recon 105 & Observasi Co): Unit 105 adalah pasukan cadangan kedua dalam KCT, dan melakukan jenis operasi yang sama  dengan unit kembarnya 104 Recon & Co observasi,  rencana saat ini unit pasukan ini kan diaktifkan dan didesaian sebagai SOC 105

JENIS BARET TNI-AD

jenis-baret-tni-ad.jpg

 

JENIS BARET TNI AD

  • Baret Kostrad: Warna hijau dengan lambang Cakra Sapta Agni (Lambang Kostrad)
  • Baret Kopassus: Warna merah dengan lambang Tribhuana Chandrasa (Lambang Kopassus)
  • Baret Infanteri (Di bawah organik Pussenif atau Kodam): Warna hijau dengan lambang Pussenif
  • Baret Kavaleri: Warna hitam dengan lambang Pussenkav
  • Baret Artileri Pertahanan Udara: Warna cokelat dengan lambang Pussenarhanud
  • Baret Artileri Medan: Warna cokelat dengan lambang Pussenarmed
  • Baret Zeni: Warna abu-abu dengan lambang Ditziad
  • Baret Perhubungan: Warna hijau dengan lambang Dithubad
  • Baret Polisi Militer: Warna biru muda dengan lambang pistol bersilang (berbeda dengan lambang Puspomad yang bergambar topeng Gajah Mada)
  • Baret Pembekalan Angkutan: Warna biru tua dengan lambang Ditbekangad
  • Baret Penerbang Angkatan Darat: Warna merah dengan lambang kuda bersayap

5 Besar Skuad Militer Paling Berbahaya di Dunia

 

5. Kopassus

Yap!!,betul..!, nih pasukan asli dari Indonesia. Sebagai manusia asli kelahiran korea Indonesia saya merasa bangga bahwa Kopassus mampu mengharumkan nama bangsa kita. anda pasti setuju dengan ini 🙂
Dibangun pada tahun 1952, Kopassus memiliki reputasi buruk dimata masyarakat indonesia sendiri karena tugas mereka dalam pelaksanaan agenda pemerintah sebagai alat pemberantas musuh pemerintah. Pemerintah beranggapan kalo tidak segera dibersihkan duri2 ini akan menyebabkan ketidak stabilan politik dalam negeri.
Militer Paling Berbahaya di Dunia
Namun, ada juga tindakan dari Kopassus yang patut diacungi jempol loh. Tindakan atau operasi yang paling terkenal dari Kopassus tu pada tahun 1981 yaitu tentang operasi pembebasan penumpang Garuda 206 yang disandera oleh teroris. dalam operasi tersebut, Kopassus berhasil menyelamatkan 50 penumpang dan menembak mati 3 orang teroris pembajak pesawat tersebut.
 

4. Sayeret Matkal

Klo yang ini tuh dari Israel. Dibentuk pada tahun 1974, Unit ini ahli dalam hal bela diri, Persenjataan ringan, dan pengumpulan informasi musuh ( spionase ). Tugas mereka adalah melindungi warga Israel dari ancaman Terorisme( semacam Densus lah ) yang sering terjadi di Negara mereka.
Militer Paling Berbahaya di Dunia

Operasi militer paling terkenal dari satuan ini yaitu operasi pembebasan penumpang kapal penerbangan Prancis yang dibajak di Bandara Uganda pada tahun 1976. Dalam operasi tersebut, 1 orang anggota sayeret Matkal, 45 tentara Uganda, 6 Pembajak dan 3 sandera terbunuh. namun, nerhasil membebaskan sekitar 100 orang.

3.Satuan Kaibiles

Pasukan berani mati dari Guatemala ini dibentuk pada tahun 1975. Mereka sangat ahli dan terlatih dalam pertempuran di hutan. Di hutan? apa mereka nih pasukan khusus untuk perang melawan binatang? tentu saja tidak!, mereka dibuat untuk menangkal pemberontakan dengan sistem pertempuran gerilya yang sering terjadi di Uganda. Satuan ini mempunyai motto ” Jika aku maju ikuti aku, Jika aku berhenti peringatkan aku, dan Jika aku mundur BUNUH aku” (sangar boo’ ).
Militer Paling Berbahaya di Dunia

Operasi paling terkenal dari satuan ini yaitu Penyergapan pimpinan pasukan pemberontak di Uganda sebagai bagian dari pasukan penjaga keamanan PBB. Dalam operasi ini, 8 anggota Kaibiles terbunuh dan 5 anggota lainnya terluka berat.

 

2. Alpha Group

Pasukan elit Rusia yang sangat terbiasa dengan ranjau peledak ini dibentuk pada tahun 1974. terdiri dari 700 petarung tangguh yang menguasai hampir semua persenjataan perang.

Militer Paling Berbahaya di Dunia

Operasi yang paling terkenal yaitu operasi pembebasan anak2 Sekolah Beslan yang disandera kelompok separatis Cechnya yang berakhir dengan tewasnya 31 anggota separatis dan terselamatkannya 1200 sandera. namun juga memakan korban 350 warga sipil.

 

1. Pasukan NAVY SEAL Amerika Serikat

NAVY SEAL ( SEa, Air and Land ) Terkenal akan kemampuan bertempur dalam segala medan pertempuran. Mereka juga sangat ahli dalam menggunakan persenjataan modern. Mereka terbiasa mengatasi masalah Terorisme, pembebasan sandera dan pertempuran modern.

Operasi yang paling terkenal adalah Operasi penangkapan Osama bin Laden langsung dari Barrack Obama. dalam operasi tersebut 3 anggota NAVY SEAL berhasil membunuh 3 orang bajak laut Somalia yang sedang menyandera seorang kapten salah satu kapal dagang.

Read more: http://5besar.blogspot.com/2012/05/5-besar-skuad-militer-paling-berbahaya.html#ixzz2E4wEQmvf

Al-Qassam, Sayap Militer Hamas

Salah satu pihak penting dalam konflik antara Israel dengan Hamas adalah sayap militer yang dimiliki oleh Hamas, Brigade al-Qassam. Kelompok militer tersebut dianggap banyak pihak sebagai faksi militer terkuat yang ada di Gaza.

Nama al-Qassam sendiri diambil dari nama pejuang Suriah yang melakukan perlawanan terhadap pendudukan Inggris di wilayah Palestina pada tahun 1935. Aksi pertama dari al-Qassam dimulai di tahun 1992, saat itu mereka melakukan pembunuhan terhadap seorang Rabi di wilayah Kfar Darom, Jalur Gaza.

Awalnya aktivitas perlawanan al-Qassam lebih banyak dijalankan dengan cara melakukan aksi bom bunuh diri. Namun aksi tersebut terhenti setelah ahli bom yang dmiliki kelompok tersebut, Yahya Ayyash, berhasil dibunuh oleh pihak Israel pada tahun 1996. Al-Qassam kemudian mengembangkan aksinya dengan juga meluncurkan serangan-serangan roket ke wilayah Israel.

Al-Qassam mulai melancarkan aktivitas serangan roket pada tahun 2000. Pemimpin kelompok tersebut pada saat itu, Mohammed Deif, mengembangkan produksi roket untuk digunakan oleh al-Qassam.

Deif juga mengatur penyelundupan roket-roket untuk al-Qassam dari luar wilayah Gaza. Upaya pengumpulan roket tersebut diteruskan oleh pemimpin al-Qassam selanjutnya, Ahmed al-Jabari.

Pada masa kepemimpinan Jabari banyak pihak menyatakan, al-Qassam mengalami perkembangan yang pesat. Jabari menjalankan pelatihan moderen untuk tentara-tentara yang direkrut oleh al-Qassam. Jabari juga berhasil membuat jaringan dengan negara-negara seperti Iran, Sudan, dan Suriah. Jaringan tersebut membuat al-Qassam lebih mudah mendapatakan bantuan baik militer maupun finansial.

Saat ini al-Qassam diperkirakan sedang berada dalam kondisi limbung setelah Jabari terbunuh oleh serangan udara Israel yang dilancarkan Rabu 14 November lalu. Namun beberapa pengamat menilai al-Qassam akan dengan cepat menemukan pengganti Jabari.

“Al-Qassam selalu bergerak dalam kelompok-kelompok kecil. Jadi apabila ada satu pemimpin yang terbunuh pemimpin,  dari kelompok lainnya dapat cepat menggantikan,” ujar seorang penulis buku konflik Palestina, Jonathan Schanzer, seperti dikutip The New York Times, Senin (19/11/2012).

Selama kepemimpinan Jabari, al-Qassam diketahui membagi organisasinya ke dalam enam kelompok yang membawahi enam area berbeda di Gaza. Setiap kelompok tersebut memiliki pemimpinnya sendiri-sendiri yang melapor kepada Jabari sebagai pemimpin tertinggi. Kelompok-kelompok tersebut memiliki sistem logistiknya sendiri sehingga dapat bekerja secara terpisah.

“Brigade Izzudin Al Qassam” adalah cabang bersenjata Gerakan Perlawanan Islam (Hamas). Bahasa, dalam bahasa Arab “Iz” berarti dukungan, kepatuhan, atau kebanggaan, dan “Din” berarti agama. Al-Qassam dapat diterjemahkan ke sebagai pembagi. Secara historis, Izzudin Al Qassam adalah nama pelopor seorang mujahid yang mati syahid pada tahun 1935 di dekat Jenin. Al-Qassam dilahirkan di Suriah dan diusir ke Palestina untuk melawan pendudukan Perancis di Suriah dan Lebanon. Di Palestina, ia melanjutkan perjuangannya melawan pendudukan Inggris yang telah berjanji untuk membuat negara untuk orang Yahudi sebuah tanah air dengan mengorbankan penduduk.

Latar Belakang:

Pada tahun 1984 Syekh Ahmad Yassin, Dr Ibrahim Al-Maqadema, Sheikh Salah Shehada dan ikhwah lain mulai mempersiapkan pembentukan organisasi bersenjata untuk melawan pendudukan. Berkonsentrasi pada usaha mereka mendapatkan senjata untuk aktivitas perlawanan di masa depan. Namun, anggota kelompok itu ditangkap dan senjata disita. Pada saat itu, kelompok ini tidak beroperasi atas nama Hamas atau Al-Qassam Brigade.

Pada tahun 1986 Sheikh Salah Shehada membentuk jaringan sel-sel perlawanan yang disebut “Al Mujahidin Al Filistin” (para pejuang Palestina). Jaringan ditargetkan pendudukan tentara Zionis dan pengkhianat. Jaringan ini terus bekerja sampai 1989; dan operasi mereka yang paling terkenal adalah penculikan dua tentara pendudukan: Ilan Sadoon dan Avi Sasbortas. Selain itu, Hamas (resmi didirikan pada tanggal 14 Desember 1987) dibentuk jaringan serupa lainnya, seperti “Brigade Abdullah Azzam” dan “Majd,” menjadi yang terakhir cabang keamanan terhadap pengkhianat.

Pada pertengahan 1991, Brigade Izzudin Al Qassam dikenal sebagai cabang bersenjata Hamas.

Misi:

Brigade Izzudin Al Qassam didirikan di tengah-tengah Intifadah Palestina (1987-1994) melawan pendudukan Zionis. Didirikan pada puncak pendudukan dan penindasan terhadap perlawanan bersenjata populer, EQB menganggap usahanya sebagai bagian dari gerakan perlawanan terhadap pendudukan Zionis di tanah Palestina, yang telah berlangsung sejak pendudukan Inggris. Dalam terang pemahaman ini, EQB bertujuan: “Untuk memberikan kontribusi dalam upaya membebaskan Palestina dan mengembalikan hak-hak rakyat Palestina di bawah ajaran Islam suci Al-Qur’an, Sunnah Nabi Muhammad SAW dan perihidup para penguasa Muslim dan ulama terkenal karena kesalehan dan dedikasi.”

Brigade Izzudin Al Qassam bekerja untuk:

· Menimbulkan semangat Jihad (perlawanan) di antara orang Palestina, Arab dan Muslim;

· Mempertahankan Palestina dan tanah mereka melawan pendudukan Zionis dan agresinya;

· Memerdekakan Palestina dan tanah dirampas oleh pasukan pendudukan dan pemukim Zionis.

Anggota dan organisasi:

Jumlah Brigade Izzudin Al Qassam anggota hanya diketahui pimpinan Brigade, yang mengadopsi prinsip kerahasiaan dalam organisasi dan rekrutmen.

Organisasi Brigade Izzudin Al Qassam adalah jaringan sel-sel khusus operasi di seluruh Jalur Gaza dan Tepi Barat. Sel-sel bekerja secara independen satu sama lain di bawah petunjuk dari kepemimpinan Brigade. Merekrut diwajibkan untuk memenuhi persyaratan kesalehan moral, integritas, dan keteguhan serta persyaratan fisik dan pendidikan untuk tugas yang akan diberikan kepada mereka.

Sejak Brigade Izzudin Al Qassam bergerak dalam jangka panjang, pertempuran tanpa henti melawan pendudukan tentara dan cabang keamanan, menghadapi berbagai tindakan tegas dan berkesinambungan dengan keamanan pekerjaan dan mesin militer. Ratusan anggota Brigade Izzudin Al Qassam telah terbunuh atau dipenjara. Selain itu, Otorita Palestina retak di atas Brigade from 1995-2000 dan menangkap ratusan anggota dan komandan.

Lebih dari delapan ratus anggota telah mati syahid sejak meletusnya Intifadah Al-Aqsa pada September 2000.

Hambatan & Prestasi:

Palestina menghadapi banyak kesulitan dan hambatan dalam perjuangan mereka menuju kebebasan.pendudukan Keamanan dan mesin militer adalah contoh utama terorisme yang disponsori negara terhadap rakyat Palestina. Untuk mencapai kebijakan ilegal mereka, pasukan pendudukan menggunakan konsep hukuman kilektif,  penyiksaan, blokade, pembunuhan, dan penggunaan kekuatan yang tidak terkendali.Selain itu, mereka menggunakan tekanan, intimidasi dan intimidasi sebagai taktik untuk merekrut dan membujuk para pengkhianat dari kalangan rakyat Palestina, sebagai mata-mata bagi mereka terhadap pejuang. Kendala lain adalah kebutuhan yang dibutuhkan untuk melakukan perlawanan dan melawan pendudukan serta membela rakyat dan negara.

Brigade Izzudin Al Qassam telah bekerja sangat keras selama beberapa tahun terakhir untuk counter teroris kebijakan pendudukan. Dan di banyak kasus, Brigade Izzudin Al Qassam mencatat kemenangan mengejutkan terhadap sasaran-sasaran militer yang sangat tertutup dan terlindungi.

Dihadapkan dengan mesin militer dan keamanan negara adikuasa regional, Brigade Izzudin Al Qassam mengandalkan dukungan Allah SWT selama perjuangan. Setelah itu, kekuatan Brigade berasal dari keyakinan yang kuat dalam menuntut keadilan bagi Palestina, dan keyakinan bahwa pengorbanan akan mengalahkan arogansi agresor.

Melalui tekad, dedikasi, dan kecerdasan dalam memanfaatkan kelemahan pendudukan, komando tentara pendudukan memutuskan untuk menarik diri dari dalam Jalur Gaza, dan untuk mempertahankan pendudukan melalui kontrol perbatasan dan wilayah udara dan batas maritim.

Demikianlah, Brigade Izzudin Al Qassam yakin bahwa selesainya pembebasan Gaza akan terpenuhi, dan bahwa pembebasan tanah Palestina akan terwujud.

Brigade Gurkha – Pasukan Asing Inggris yang Berani dan Tangguh

Orang Gunung yang Mematikan

Sebagai pasukan tempur yg menjadi andalan Kerajaan Inggris, Gurkha memiliki segudang kemampuan layaknya pasukan khusus. Karena berasal dari wilayah pegunungan, mereka menjadi andalan Inggris utk bertempur di hutan dan gunung.

Kendati sudah terbiasa menggunakan Kukri yg merupakan simbol nasional Nepal, bukan berarti lalu dianggap sudah mumpuni. Pada amsa pelatihan mereka tetap mendapatkan teknik penggunaan Kukri yg diajarkan para pemakai senior. Teknik yg diajarkan adalah bagaimana memanfaatkan senjata tajam sebagai wahana utk pertempuran satu lawan satu, senjata penyergap senyap dan pelatian penggunaan Kukri pada bagian tubuh lawan yg paling mematikan. “When the ammunitions runs out we still use them,” kata seorang Gurkha di Macedonia seperti dikutip BBC News 20 September 1999.

Kehadiran Gurkha dlm sebuah kawasan yg tengah dilanda konflik biasanya mengundang perhatian tersendiri. Maklum, keberanian prajurit Gurkha di medan tempur sudah terkenal di seantero jagat. Gurkha diakui mempunyai nilai penggentar yg tinggi. Kehadirannya mampu menciutkan nyali musuh maupun counterpartnya. Apalagi dgn Kukri berukuran besar terselip di pinggang mereka, lengkap sudah show of force Gurkha. Namun begitu Gurkha jg dikenal sebagai tentara periang. Jika bertemu anak-anak saat bertugas, mereka tak segan-segan membagi permen atau coklat.

Dalam situasi apapun mereka bisa bergurau dan tampil ramah. Namun ketika desingan peluru mulai mengusik keceriaan, mereka dlm sekejap bisa berubah bak singa lapar. Berprofesi sebagai tentara merupakan kebanggaan tersendiri bagi seorang Gurkha. Profesi ini membuat mereka mempunyai gaji dan bisa bepergian ke daerah yg jauh secara gratis. Apalagi setelah bertugas tiga tahun mereka mendapat cuti liburan istimewa. Pulang naik pesawat kelas bisnis, diantar sampai kampung halaman dgn bus eksekutif. Setelah usai bertugas jg mendapat uang pensiun.

 

Mendukung SAS

Secara umum, Inggris mengincar personel Gurkha utk pasukan infanteri. Alasan bakat alami seperti daya tahan fisik yg sangat tangguh dan kuat berjalan, merupakan pertimbangan utama. Kemampuan alami itu mereka peroleh berkat kebiasaan membawa beban berat naik-turun pegunungan Himalaya. Orang-orang Gurkha bahkan dikenal sebagai porter para pendaki gunung yg paling tangguh, jauh sebelum tentara Inggris mengenal mereka.

Karena yg dibutuhkan Inggris adalah pasukan Gurkha, yg memiliki banyak kemampuan, mereka pun kemudian terbagi dlm unit-unit dgn kemampuan khusus. Seperti kemampuan airborne (Gurkha Parachute Units), kemampuan teknik (The Queen’s Gurkha Engineer), komunikasi (The Queens Gurkha Signals), transportasi (The Gurkha Transpot Regiment) dll. Berkat kemampuan khusus yg dimiliki, dlm setiap operasi tempur Gurkha biasanya bertugas bersama pasukan khusus Inggris, SAS.

Gurkha Parachute Units sudah terbentuk sejak lama dan memiliki 2 batalion. Yaitu 153 Gurkha Parachute Battalion dan 154 Gurkha Parachute Battalion. Sewaktu PD II unit ini digabungkan menjadi The 2nd Indian Airborne Division. Pasukan ini terlibat pertempuran seru melawan Jepang di kawasan Malaya. Selain kemampuan bertempur lewat udara, unit ini jg mempunyai kemampuan mencari jejak, medis, dukungan senjata, SAR, dan komando. Agar kemampuan Parachute Units tetap prima, mereka mendapat latihan rutin kendati sedang dlm kondisi tdk perang.

Pasukan Gurkha yg berada dlm batalion teknik, komunikasi dan transpor merupakan pendukung bagi semua pasukan infanteri maupun airborne yg sedang bertugas. Dukungan yg diberikan tak hanya mencakup unsur logistik, komunikasi dan pengangkut pasukan saja, tapi jg tempur. Oleh karena itu, dlm setiap pertempuran, ketika pasukan infanteri dan airborne sudah turun ke gelanggang, pasukan Gurkha lainnya siap memberikan dukungan. Berupa tembakan artileri, antitank dan antipesawat.

Dgn demikian jika sudah terjun ke medan tempur, unit-unit Gurkha bisa bertempur bahu-membahu dgn unit-unit non Gurkha lainnya. Dengan kata lain mereka bukan hanya berfungsi sebagai ujung tombak saja.

Kerjasama erat dan akrab antara pasukan Inggris dan Gurkha sudah berjalan selama berpuluh tahun. Gurkha sendiri menganggap militer Inggris sebuah keluarga besar. Sebaliknya, tentara Inggris jg menaruh hormat yg sangat tinggi terhadap prajurit dari pedalaman Himalaya yg sangat loyal itu. Saat bertugas, hubungan akrab terlihat pada inisiatif tentara Inggris, khususnya para perwira yg mau belajar bahasa Gurkha, Hindi, atau lebih sering disebut Gurkhali. Sedangkan prajurit Gurkha jg berusaha keras utk belajar tata krama dan bisa berbahasa Inggris secara lancar. Kelancaran berbahasa Inggris, bisa membuat Gurkha cepat naik pangkat.

Sebagai pasukan tempur yg menjadi andalan Kerajaan Inggris, Gurkha memiliki segudang kemampuan layaknya pasukan khusus. Karena berasal dari wilayah pegunungan, mereka menjadi andalan Inggris utk bertempur di hutan dan gunung.

Kendati sudah terbiasa menggunakan Kukri yg merupakan simbol nasional Nepal, bukan berarti lalu dianggap sudah mumpuni. Pada amsa pelatihan mereka tetap mendapatkan teknik penggunaan Kukri yg diajarkan para pemakai senior. Teknik yg diajarkan adalah bagaimana memanfaatkan senjata tajam sebagai wahana utk pertempuran satu lawan satu, senjata penyergap senyap dan pelatian penggunaan Kukri pada bagian tubuh lawan yg paling mematikan. “When the ammunitions runs out we still use them,” kata seorang Gurkha di Macedonia seperti dikutip BBC News 20 September 1999.

Kehadiran Gurkha dlm sebuah kawasan yg tengah dilanda konflik biasanya mengundang perhatian tersendiri. Maklum, keberanian prajurit Gurkha di medan tempur sudah terkenal di seantero jagat. Gurkha diakui mempunyai nilai penggentar yg tinggi. Kehadirannya mampu menciutkan nyali musuh maupun counterpartnya. Apalagi dgn Kukri berukuran besar terselip di pinggang mereka, lengkap sudah show of force Gurkha. Namun begitu Gurkha jg dikenal sebagai tentara periang. Jika bertemu anak-anak saat bertugas, mereka tak segan-segan membagi permen atau coklat.

Dalam situasi apapun mereka bisa bergurau dan tampil ramah. Namun ketika desingan peluru mulai mengusik keceriaan, mereka dlm sekejap bisa berubah bak singa lapar. Berprofesi sebagai tentara merupakan kebanggaan tersendiri bagi seorang Gurkha. Profesi ini membuat mereka mempunyai gaji dan bisa bepergian ke daerah yg jauh secara gratis. Apalagi setelah bertugas tiga tahun mereka mendapat cuti liburan istimewa. Pulang naik pesawat kelas bisnis, diantar sampai kampung halaman dgn bus eksekutif. Setelah usai bertugas jg mendapat uang pensiun.


Tentara religius

Bagi seorang Gurkha yg tinggal di kaki Gunung Himalaya, pergi dari kampung halamannya nyaris tdk mungkin. Pertama dari segi alam memang sulit dan kedua butuh biaya besar utk melakukannya. Karena itulah menjadi tentara adalah pilihan terbaik bagi mereka. Karena hidup di ketinggian dan udara sangat dingin, mereka diakui membawa kelebihan alami yg dahsyat. Nafas dan kemampuan fisiknya berada di atas rata-rata orang kebanyakan.

Kultur Nepal dan agama yg mereka anut, Hindu campur Budha, ternyata sangat berpengaruh dlm kehidupan militer. Misalnya, pasukan Gurkha selalu mengadakan upacara religius setiap akan bertugas. Untuk upacara religius mereka bisa bersikeras memintanya. Sebagai contoh, ketika Raja Nepal Birendra terbunuh oleh konflik keluarga sendiri. Seluruh pasukan Gurkha di Inggris mengadakan upacara utk menunjukkan rasa duka dan cinta mereka kepada keluarga Raja dgn cara menaruh bunga di senjata masing-masing. Bunga-bunga itu lalu dikumpulkan melalui ritual tertentu.

Sesuai keyakinan yg dianut, Gurkha pantang makan daging binatang, kecuali dalam keadaan yg sangat terpaksa. Itu pun harus melalui ritual tertentu. Oelh karenanya saat berada di hutan, mereka lebih suka makan buah dan daun-daunan daripada makan daging binatang. Hal penting yg dicapai dlm penggabungan Gurkha di AB Inggris disepakati pada 1947. Salah satu klausul yg disepakati dlm kesepakatan triparti antara Nepal, India dan Inggris itu adalah, Gurkha soldiers should not be used in internal conflicts like in Kosovo.

Inilah pangkal balanya. Pihak AB Inggris alfa dgn perjanjian itu. Pada 1999, AD Inggris mengirim lebih 700 Gurkha Nepal ke Kosovo yg dilanda perang saudara. Celaka lagi, sekitar 100 orang terlibat operasi berbahaya pembersihan ranjau. Sersan Balaram Rai (35) dan Letnan Gareth Evans tewas saat membersihkan ranjau NATO yg tdk meledak di sebuah sekolah di Pristina. Keduanya berasal dari 69th Gurkha Field Squadron, bagian dari 36th Engineer Regiment berpangkalan di Maidstone, Kent.

Selain mendapat protes soal pelanggaran perjanjian 1947, kejadian ini merembet kepada kesejahteraan yg pantas diterima Gurkha dari Pemerintah Inggris. Seperti tunjangan kematian atau sekolah buat keluarga yg ditinggal dan hak pensiun.

 

 

Doktrin budaya

Calon anggota Gurkha berasal dari desa-desa pedalaman yg terletak di kaki Gunung Himalaya, Nepal. Utk menjadi prajurit Brigade of Gurkha, mereka harus melalui dua cara. Pertama, mendaftar langsung ke markas British Gurkha Nepal di Pokhara dan Kathmandu atau lewat mantan anggota Gurkha. Calon yg mendaftar lewat mantan anggota Gurkha biasanya dicari sendiri oleh para eks Gurkha. Selanjutnya calon dibawa ke Pokhara guna menjalani seleksi militer.

Walau Inggris sudah merekrut prajurit Gurkha dari Nepal sejak abad ke-19, tdk pernah ada upaya menjadikan sistem pelatihan dan penerimaan secara terpusat di Brigade sejak PD II. Karena itulah kala itu penerimaan dilaksanakan di berbagai pusat pelatihan resimen di India.

Kebutuhan utk memusatkan pelatihan sebenarnya sudah mengemuka sejak akhir 1940 menyusul kemerdekaan India. Training Depot Brigade of Gurkhas (TDBG) akhirnya didirikan pd 15 Agustus 1951 di Sungai Petani, Kedah, Malaysia. Hanya saja dgn kemerdekaan Malaysia, TDBG dipindahkan ke Malaya Lines di New Territories, Hong Kong pd 1971. Di Hong Kong, pengenalan awal bahasa Inggris menjadi yg utama selain fieldcraft,drill, danweapon-handling.

Selain soal bahasa, di Hong Kong “orang-orang gunung” diperkenalkan dgn bentuk kehidupan sosial dan budaya yg berbeda. Semua ini akan menjadi bekal awal ketika mereka dikirim ke berbagai penjuru jagat. Namun dgn dikembalikannya Hong Kong kepada China, TDBG pupus sudah. Lembaga ini ditutup pd Desember 1994.

Dengan ditutupnya TDBG, pusat pendidikan memang harus terpusat. Dibentuklah Gurkha Training Wing (GTW) di Queen Elizabeth Barracks (Church Crookham) di Inggris. Pada Desember 1999, GTW dipindah ke Helles Barracks (Catterick) dan menjadi Gurkha Company, 3rd Battalion, Infantry Training Center (ITC). GTM diorganisasi dlm dua wing, A (Imphal) Wing dan B (Meiktila) Wing. Saat ini kompi diperkuat 72 staf tetap dari berbagai kepangkatan dan 230 calon Gurkha.

Ada empat tahap yg mesti dilewati seorang calon. Tahap pertama disebut Hill Selection. Seleksi Gunung dilaksanakan di berbagai lokasi di Nepal. Biasanya ada 30 pelamar di setiap lokasi. Calon potensial harus melahap tahap ini jika ingin menjajal tahap kedua. Syarat utk mengikuti tahap pertama adalah berumur 17-22 thn, tinggi badan minimal 157 cm, berat 50 kg, berbadan sehat, tanpa kaca mata, gigi sehat dan mengantongi ijazah jenjang pendidikan yg dibutuhkan. Untuk gigi diberikan keringanan utk satu-dua gigi yg tdk lengkap.

Tahap kedua, disebut Pokhara Selection Centre. Tahap ini mesti dilalui selama 3 minggu. Semua kandidat harus bisa lolos dlm ujian bahasa Inggris; matematika; fitness test meliputi tes ketahanan fisik dgn naik gunung sambil memanggul beban 70 pon, berlari sejauh 4,2 km di medan curam, sit updlm posisi tidur 45 derajat (minimal 75x per menit); initiative test dan final interview. Sedangkan kesehatan mencakup tes flu tulang, HIV/AIDS, Hepatitis B dan C.

Tahap ketiga, Basic Training di GTW Infantry Training Centre Catterick. Dilaksanakan selama sembilan bulan dgn materi terdiri dari kursus bahasa (tiga bulan), kemampuan militer dan memahami budaya Barat serta aturannya.

Akhirnya sampai tahap akhir, Passing Out. Setelah melewati berbagai pendidikan dan latihan, mereka dinyatakan lulus. Kelulusan ditandai tradisi parade pelepasan (passing out parade) dan peragaan keterampilan. Bagi prajurit berotak encer dan berotot kawat, berpotensi mengikuti dua tahap seleksi lagi utk bisa bergabung dgn Queen’s Gurkha Signals atau Queen’s Gurkha Engineers. Biasanya jumlah kelulusan sekitar 370 orang.

Selama di Inggris mereka mendapatkan pendidikan militer yg dlm materi tdk jauh berbeda dibanding yg diberikan kepada tentara Inggris asli. Kamp pelatihan Gurkha di Gurkha Training Wing berlokasi di Queen Elizabeth Barracks. Pendidikan biasanya berlangsung selama 10 bulan. Setelah mendapat pendidikan awal di GTC, mereka meneruskan ke jenjang leibh tinggi di Helles Barracks. Porsi pelatihan umumnya teknik keinfanterian. Di sinilah mereka dibagi dlm dua tim: Wing A dan Wing B.

Seperti halnya militer di daratan Eropa lainnya, fanatisme terhadap prduk dlm negeri sangatlah tinggi. Mulai dari senjata laras pendek, panjang, hingga kaliber besar seperti senapan mesin, senjata antitank, kendaraan lapis baja, dan lainnya, umumnya merupakan made in UK. Namun disela-sela seabreg persenjataan dan perlengkapan modern yg dibawa, terselip sebuah pisau yg selalu mencuri pandangan awam. Itulah Kukri, yg menjadikan Gurkha terlihat berbeda dari pasukan tempur manapun di dunia.

Awalnya Tentara Bayaran

Begitulah prajurit Gurkha dihormati dlm tradisi kemiliteran Inggris. Walau mereka berasal dari sebuah negeri di kaki puncak dunia nan jauh dari Inggris, toh soal kesetiaan dan keprajuritan Gurkha sangat disanjung. Sejarah panjang dan tradisi yg kuat, adalah sisi lain dari Gurkha yg tdk mungkin dilecehkan oleh Inggris.

Gurkha atau jg dieja dgn Gorkha, adalah org2 Nepal yg mengambil namanya pada abad delapan dari pejuang suci Guru Gorkhanath (juga dipanggil Gorkhasanatha). Guru tak lain dari 11th Century Hindu yogi yg menemukan Kanphata yogis. Muridnya Bappa Rawal yg terlahir sebagai Prince Kalbhoj lah yg menemukan distrik Mewar. Distrik ini berada di wilayah selatan pusat negara Rajashtan di barat India. Bappa Rawal selain dikenal sebagai penguasa kedelapan dari Dinasti Guhilot jg pendiri DInasti Mewar (734) di Rajputana, India. Keturunan Bappa Rawal lalu berpindah ke timur utk menemukan wilayah Gorkha yg kemudian menjadi Kingdom of Nepal.

Gurkha mengklai keturunannya dari Hindu Rajputs dan Brahmins dari India bagian utara. Distrik Mewar yg ditemukan Guru Gorkhananth inilah yg kemudian menjadi Gurkha pertama. Dikatakan jg bahwa leluhur dari keluarga kerajaan Nepal saat ini seperti halnya dinasti Rana di Nepal.

Legenda menceritakan bahwa Bappa Rawal masih muda ketika menjadi seorang pejuang suci saat melakukan perburuan di hutan Rajashtan dgn temannya. Dalam perburuan itu, Bappa Rawal yg memilih posisi di blkg menemukan seorang pejuang suci sedang bermeditasi. Ketika orang tua bernama Guru Gorkhanath itu terbangun, ia merasa terharu melihat kesetiaan Bappa Rawal. Guru lalu memberinya sebuah pedang, pedang Khukri.

Legenda ini meneruskan, bahwa Bappa mengatakan kepada pertapa itu bahwa ia dan warganya mulai saat itu ingin dipanggil Gurkha, murid dari Guru Gorkhanath. Setela menerima permintaan Bappa, sang pertapa lalu memberikan instruksi. Yaitu agar Bappa Rawal dan kelompoknya berhenti memerangi kaum Muslim yg menginvasi Afghanistan yg saat itu merupakan bangsa Hindu/Budha. Sebaliknya Guru meminta Bappa mengajak orang-orang itu memeluk agamanya.

Bappa Rawal dan Gurkha, akhirnya memang berhasil membebaskan Afghanistan (awalnya bernama Gandhar atau sekarang disebut Kandahar). Bappa Rawal dgn pasukan Gurkha jg berhasil menghentikan gerak maju tentara Islam ke anak benua India utk sementara waktu. Peristiwa ini berlangsung pada abad ke 8. Ada jg legenda menceritakan bahwa Bappa Rawal jg berusaha menaklukkan Iran dan Irak sebelum ia pensiun menjadi pertapa di kaki Gunung Meru.

Menurut sejumlah sumber, ada kekeliruan pemahaman bahwa Gurkha mengambil namanya dari wilayah Gorkha di Nepal. Karena wilayah ini memperoleh namanya justru setelah Gurkha berkuasa di area tsb. Pada awal 1500, beberapa keturunan Bappa Rawal berangkat ke timur. Di sini mereka menaklukkan sebuah kota kecil (sekarang Nepal) dan mereka namakan Gorkha sebagai penghormatan terhadap orang-orang suci pelindung mereka. Pada 1769 semasa kepemimpinan Maharaj Dhiraj Prithvi Narayan Shardev (1769-1775), dinasti Gorkha mengambil alih wilayah Nepal modern. Mereka lalu memperkenalkan agama resmi Hindu.

Gurkha War (1814-1816) adalah perang yg sekaligus mempertemukan Gurkha dgn calon tuannya, Inggris. Gurkha berperang melawan tentara darat British East India Company. Gurkha War atau dikenal jg dgn Anglo-Nepalese War adalah perang antara Inggris Raya dgn Kerajaan Nepal. Dalam perang itulah, utk pertama kali tentara Inggris bertatap-muka dgn Gurkha. Tentara Inggris sangat terkesan melihat Gurkha yg begitu berani dan tangguh. Setelah mengalahkan Gurkha dan membuat Nepal menjadi negara protektorat, Inggris mulai mendekati prajurit Gurkha. Mereka mencoba memberi jaminan dan bayaran jika Gurkha bersedia diorganisir sebagai tentara bayaran di resimen Gurkha di East India Company.

Gayung pun bersambut. Atas seizin Perdana Menteri Shree Teen Maharaja Jung Bahadur Rana, PM Rana pertama dan “Father” dari Nepal modern, jadilah Gurkha tentara bayaran pd 1815. Hanya saja Gurkha “asli” dari Rajput menolak bergabung kalau hanya akan menjadi prajurit. Mereka meminta jabatan perwira di angkatan bersenjata British-India. Kemudian dicapai kesepakatan bahwa Indo-Tibeto-Mongolian Gurkhas masuk sebagai prajurit, sedangkan Thakur/Rajput Gurkhas menjadi perwira. Salah seorang diantaranya, Narendra Bir Singh, pensiun dgn pangkat jenderal. Ia sempat menjadi ADC (aide-de-camp) Jenderal Mountbatten.

Pasukan pertama Gurkha dibentuk dari mereka yg tertangkap oleh Inggris dlm Gurkha War. 1st Nasiri, begitu namanya, membuat debut dlm perang pertama yg terhormat di Bhurtpore 1825. Aslinya bersama 1st jg dibentuk 2nd Nasiri. Hanya lalu komposisinya dikurangi setelah 15 tahun eksis.

Setelah Inggris meninggalkan India, Gurkha tetap menjadi elemen kekuatan British-Indian, baik sebagai perwira maupun prajurit. Bagaimanapun, haruslah dicatat bahwa karena percampuran genetik selama berabad-abad banyak dari orang Thakur/Rajput di Nepal terlihat seperti orang Mongol daripada orang India. Sementara banyak dari Indo-Tibetan-Mongolian Gurkhas mungkin memiliki darah Rajput seperti terlihat dari penggunaan nama Thapa.

Dlm perkembangannya, di bawah hukum internasional status Gurkha mengalami penyempurnaan. Mereka tdk lagi disebut tentara bayaran (mercenaries). Mereka justru menjadi bagian yg integral dari AD Inggris dan beroperasi dlm unit berseragam dari Brigade of Gurkha. Beberapa bagian dari aturan ini jg diterapkan terhadap Gurkha AD India.

Dlm perkembangan terkini, British Army bahkan merekrut Gurkha yg memenuhi syarat utk ditugaskan sebagai pasukan perdamaian, Gurkha Contingent. Termasuk bergabung dgn Singapore Police Force. Sementara Gurkha yg pada umumnya tdk memenuhi syarat utk British Army, digabungkan dgn pasukan India. Dari segi fasilitas, Gurkha yg bertugas di British Army jauh lebih baik.