10 Kapal Selam Paling Mematikan Abad Ini

The Deadliest Submarines in the World

=================================================

 

10. LOS ANGELES CLASS (US)

040712-N-0119G-002
Ada sekitar 44 unit yang masih aktif diseluruh dunia hingga hari ini dari total keseluruhan 62 unit yang pernah dibuat. Kecepatannya mencapai 20 knots ketika berada dipermukaan  dan bisa mencapai 33 knot ketika menyelam. bisa bertahan selama sebulan dibah permukaan air.  Menggendong empat buah rudal ke darat jenis Tomahawk, rudal anti kapal permukaan Harpoon. Merupakan kapal selam pemburu kapal selam dan bisa dijadikan sebagai pusat intelejen, kapal ini bisa melakukan kedua2nya.

09. RUBIS CLASS (FRANCE)

rubis6
hanya dibuat 6 unit, kecepatan maksimal 25 konots. memiliki 4 tabung torpedo anti kapal selam dan 14 misil Exocet. Kpal ini diperkenalkan pada tahun 1979 dan merupakan bagian pertama dari kapal selam serang nuklir untuk angkatan laut perancis

08. VICTOR CLASS (RUSIA)

DN-SC-96-00531
Kapal selam ini dibuat pada era Uni Soviet sebanyak 48 unit.  Namun pada sat ini kurang lebih hanya 4 unit saja yang masih Aktif dalam layanan. kecepatan 32 Knont dengan ketahanan selama 80 hari. Menggendong 2 misil anti kapal selam, dan dua rudal jelajah besar (Sampson Cruise Missiles/Stallion Missiles), mempunyai 6 tabung dan 18 torpedo. Kpal ini dibuat untuk melindungi kapal perang Soviet pada masa itu serta untuk menyeram kapal serang musuh.

07. SIERRA CLASS (RUSIA)

sierra-DNSN8506980
Uni soiet hanya membuat 4 unit saja, namun yang aktif pada saat ini hanya 2 unit saja. Kapal selam ini ketika berada dipermukaan bisa memiliki kecepatan hanya 10 knots saja, namun ketika menyelam  bisa mencapai 30 knots.  Kapal ini memiliki ketahanan berlayar dan menyelam hingga 200 hari lbih dengan jarak jangkauan yang tidak terbatas. Kapal ini membawa Starfish atau rudal anti kapalaselam Stallion, rudal jelajah Samson, 4 tabung torpedo atau 42 hulu ledak. kapal ini dibuat dari bahan titanium yang memungkinkan kapal selam ini menyelam lebih dalam dan mudah mengelak atau menghindar dari terjangan torpedo musuh.

06. TRAFALGAR CLASS (INGGRIS)

trafalgarclassl2
Masih ada 6 unit yang aktif dari total 7 unit keseluruhan yang pernah dibuat. Kecepatan 30 knots. Ketahanan berlayarbaik permukaan maupun menyelam bisa mencapai 90 hari lebih dengan jarak jangkauan yang tak terbatas. membawa 5 tabung torpedo, rudal jelajah Tomahawk, torpedo Spearfish dan rudal anti permukaan Harpoon. memiliki sonar 2076. Merupakan kapal selam kebanggan ankatan laut inggris sebelum lahirnya kapal selam yang lebih tinggi spesifikasinya yakni kapal selam Astute Class.

05. SHANG CLASS TYPE 093 (CINA)

WQbo9
Hanya 3 unit yang masih aktif saat ini dari  total 5 unit lebih seperti yang direncakan oleh Cina untuk dibuat. kecepatan 35 knots. ketahanan 80 hari dengan jarak jangkaun tak terbatas. senjatanya anti kapal perang YJ-82 dan memiliki 6 tabung torpedo.

04. ASTUTE CLASS (INGGRIS)

ASTUTE-CLASS-SUBMARINE.jpeg
Merupakan kapal selam serang nuklir  terbesar dan terkuat milik angkatan Laut Inggris. bisa mengendong 38 torpedo sekaligus. hanya satu yg aktif dari total 6 unit lebih yang telah direncanakan pihak inggris untuk dibuat. Arsenalnya terdiri dari rudak Tomahawk, harpoon. kecepatan tertinggi hanya 29 knots, dengan ketahan 90 hari dengan jarak jangkau tak terbatas.

03. SEAWOLF CLASS (US)

The_Seawolf
Merupakan pengembangan dan peningkatan dari kapal selam Los Angeles Class, hanya tiga unit yang dibuat. kecepatan maksimal ketika dipermukann mencapai 18 knots dan 35 knots ketika menyelam dengan jarak jangkauan tak terbatas. Memiliki 8 tabung torpedo untuk 50 biji torpedo atau rudal jelajah.

02. AKULA CLASS (RUSIA)

9
Uni soviet membuat 15 unit akula class, namun hanya 9 unit yang masih aktif  dalam angkatan laut rusia hingga sekarang. Ini merupakan kapal selam pertama yang benar2 ditakuti oleh pihak barat karena kesenyapannya dalam pergerakan. kecepatan dipermukaan lau hanya 12 knots, namun ketika menyelam bisa mencapa 33 knots. daya ketahanan berlayar mencapai 100 hari dengan jarak jangkauan efektif tak terbatas. mempunyai 4 tabung torpedo untuk 40 torpedo atau rudal. bisa juga diletakkan 42 bahan peledak dalam misil.

01. VIRGINIA CLASS (AMERIKA)

the-virginia-class-submarine-is-a-new-breed-of-high-tech-post-cold-war-nuclear-subs
Dibuat untuk menggantikan kapal selam Los Angeles Class. Memiliki kamera penginderaan beresolusi tinggi, sensor infrared, laser infra red pelacak jarak atau posisi dan sistem dukungan  elektronik yang terintegrasi. memiliki teleskop photonic didalam peiskop yang biasa digunakan. Delapan unit yang digunakan. kecepatan maksimal 25 knots. daya tahan dan jarak jangakau tak terbatas (artinya bisa beroperasi secara terus menerus). mempunyai sisten peluncuran vertikal untuk 109 Tomahawk sebanya12 dan 4 tabung untuk torpedo Mk48.

Iklan

Stereguschiy, Kapal Siluman Negri Stalin

Rusia tampaknya tak mau kalah dengan negara-negara lain yang telah terlebih dahulu memproduksi kapal siluman, setelah Swedia, Belanda bahkan China saling silih berganti merilis kapal-kapal siluman merekan kini giliran Rusia unjuk gigi dengan Stereguschiy, walaupun baru diumumkan kepada publik pada Juli 2007, sejatinya proses pembuatan kapal siluman ini sudah di mulai sejak Desember 2001 dengan sandi Project 20380.

Satu hal lagi tentang kelebihan dari kapal kelas Stereguschiy ini adalah, walaupun lambung kapal relatif lebih ramping jika dibandingkan dengan kapal-kapal pesaing di kelasnya, Stereguschiy mampu membawa persenjataan maut yang lumayan canggih pada masa ini. Untuk urusan persenjataan anti kapal permukaan, Stereguschiy dibekali dengan dua pilihan rudal, opsi pertama adalah rudal supersonik Yakhont yang mempunyai daya jangkau hingga 300 km atau rudal subsonik 16 Kh-35E alias Uran-E yang mempunyai jangkauan 130 Km sebagai opsi kedua. Untuk urusan terpedo ada dua tabung kembar diameter 533 mm, yang mampu meluncurkan torpedo kelas berat.

Bagaimana dengan urusan udara? untuk menangkis serangan udara Stereguschiy menggunakan senapan mesin penangkis serangan udara 100 mm type A-190E yang sudah terintegrasi dengan radar dan juga masih di tambah lagi dengan CIWS Kashtan serta rudal jarak dekat Igla. Jika itu semua masih dirasa belum lengkap maka dibagian buritan kapal ada sebuah dek helipad yang dapat ditumpangi oleh helikopter jenis Kamov Ka-27, yang siap berpatroli untuk mengawal di sekeliling kapal siluman maut ini.

 

Kapal Perang Type 23, Pemburu Kapal Selam dari negri British

Fregat kelas Type 23 sering disebut juga sebagai Duke class, ini dikarenakan semua kapal dari kelas ini menggunakan nama para adipati alias Duke dari kerajaan Inggris. Kapal jenis ini telah bertugas untuk AL Inggris sejak tahun 1989 dan yang terakhir masuk kejajaran AL Inggris adalah HMS St Albans yang bergabung pada tahun 2002 setelah selesai di produksi pada tahun 2000 sebagai kapal ke-16 dari Type 23.

 
Type 23 awalnya di desain untuk tugas pokok sebagai kapal perang anti kapal selam, ini dapat dilihat dari keberadaan helikopter Westland Lynx HM.8 atau AgustaWestland Merlin HM.1 yang terkenal sebagai helikoter pemburu kapal selam. Kapal yang mempunyai panjang 133 meter ini mampu melaju hingga kecepata 28 knot, dengan jarak tempuh terjauh 14.485 Km. Selain AL Inggris yang telah mengoperasikan 13 unit , AL Chili juga mengoperasikan 3 unit kapal jenis Type 23 ini.
Layaknya kapal pemburu kapal selam fregat Type 23 juga dilengkapi dengan persenjataan anti kapal selam yang berupa 4 buah tabung peluncur torpedo Cray Marine 324 mm jenis Marconi Sting Ray, Type 23 dilengkapi dengan rudal anti kapal permukaan Harpoon sebanyak 8 buah tabung peluncur dan, peluru kendali darat ke udara Sea Wolf yang telah menggunakan sistem Peluncur rudal vertikal sebayak 32 tabung untuk menghadapi ancaman dari udara. Untuk meriam utama kapal ini menggunakan 1 buah meriam Vickers Mark 8 kaliber 114 mm, masih ada lagi alat pengecoh rudal musuh yang di pasang di fregat ini yaitu Seagnat standar NATO, Type 182.

Kapal Perusak Type 42 Angkatan Laut Inggris

 

Kapal Perusak Type 42 yang dimiliki oleh armada Kerajaan Inggris masuk dalam kategori kapal perusak berpeluru kendali, Kapal dari jenis ini juga di kenal sebagai kapal dari kelas Sheffield . Di desain mulai dari akhir tahun 1960-an dan mulai bertugas pada tahun 1975. Kapal Type 42 atau Sheffield class sudah diproduksi sebanyak 16 unit 2 diantaranya di gunakan oleh Armada Republica Argentina atau angkatan laut Republik Argentina, yang ironisnya lagi 2 kapal dari kelas ini tenggelam ketika berperang melawan Argentina ketika memperebutkan kepulauan Malvinas atau Falklands War. 2 kapal yang tenggelam tersebut adalah HMS Sheffield dan Coventry.

 


Hingga saat ini terhitung masih 8 buah kapal masih aktif di gunakan oleh angkatan laut kerajaan Inggris dan 1 buah kapal lagi yang di gunakan oleh angkatan laut argentina, kapal perusak yang dapat melaju dengan kecepatan maksimum 30 knot ini di persenjatai dengan berbagai senjata kelas berat yang terdiri dari : Peluncur ganda GWS-30 Sea Dart anti-aircraft missile, Vickers 4.5 inch (114 mm) Mark 8 naval gun,sepasang peluncur torpedo yang masing-masing terdiri dari 3 tabung STWS-1 yang digunakan untuk meluncurkan 324 mm (12.75″) A/S torpedoes (Mk.44/46, Stingray), 2 20 mm Phalanx CIWS, 4 Oerlikon/BMARC 30 mm L/75 KCB guns di dalam GCM-A03 twin mounts, 2 meriam Oerlikon / BMARC 20 mm BMARC L/70 KBA guns in GAM-B01 single mounts, 2 peluncur quadruple Harpoon anti-ship missile.

HMS VISBY siluman laut Swedia

File:K32 HMS Helsingborg Anchored-of-Gotska-Sandoen.jpg

 

HMS VISBY adalah kapal perang pertama yang dioperasikan oleh angkatan laut swedia atau Swedish Navy, Sehingga kapal-kapal sejenis HMS VISBY lainnya dianggap masuk dalam kelas Visby , kapal perang dari kelas Visby ini masuk dalam kategori korvet yang mempunyai kemampuan siluman atau stealth . Badan kapal tebuat dari serat karbon yang mempunyai kemampuan untuk mengurangi deteksi radar. Mulai diluncurkan pada juni 2000 dan di bangun di kota Kockums, Karlskrona. Saat ini angkatan laut Swedia sudah mengoperasikan 5 buah kapal perang korvet dari kelas Visby ini.

 

File:HMS Helsingborg 2.jpg

 

Visby juga dilengkapi dengan senapan canggih, senapan Bofors 57mm 70 SAK mklll merupakan senjata andalannya. senjata bisa melakukan pengisian amunisi secara otomatis, senjata tersebut berisi amunisi untuk 120 kali putaran yang siap ditembakkan.  kemampuan senjata ini sungguh luar biasa karena mampu melakukan 120 putaran tembakan selama satu menit dengan jangkauan jarak tembak mencapai 17.000m.

 

Face on view of a Visby Class Corvette vessel
Yang sangat menarik dari Visby ini adalah kemampuannya menggendong misil. dipersenjatai dengan Umkhonto surface-to-air missile system yang dibuat oleh Denel Afrika selatan. Umkhonto merupakan sistem misil dengan sistem pemamnduan menggunakan infra merah, bisa ditembakkan untuk target sejauh 12km, dengan ketinggian luncuran misil bisa mencapai 10.000m. sistem ini bisa mndeteksi dan mengenali  8 target sekaligus secara bersamaan.

 

Side profile image of a camouflaged Visby Class Corvette
Apakah cuman itu senjatanya? tentu ada lagi, kapal ini memimiliki sistem pertahanan yang cukup mumpuni. salah satunya misil anti kapal perang, kapal perang ini juga menggotong Saab Bofors Dynamics RBS 15 mk2 sebagai anti-ship missiles. misil diletakkan dibawah dek kapal dan ditembakkan melalui sebuah kanal khusus. kecepatn misilnya juga mengagumkan yakni  kecepatan subsonic. misilnya memiliki hulu ledak seberat 200kg.

 

Schematic of the Visby Class Corvette vessels data

Lanzhou Class Naga Laut dari Negri Panda

Lanzhou class masuk dalam katergori kapal perusak Type 052C, NATO memberi nama untuk tipe ini Luyang II. Adalah kapal perang jenis perusak terbaru yang di miliki oleh PLA Navy (angkatan laut China), diproduksi oleh galangan kapal Jiangnan Shipyard of Shanghai, mulai bertugas di PLA Navy sejak tahun 2004. Saat ini telah ada dua kapal dari kelas Lanzhou. Sebagai Destroyer, kapal ini dilengkapi dengan peluncur vertikal untuk misil pertahanan udara jarak jauh HQ-9, juga dilengkapi dengan indera penciuman APAR-style active phased array radar .

 

Krivak Class, Anjing Laut Pemburu Kapal Selam

Entah apa yang menjadi pertimbangan para ahli ketika mendesain fregat ini, dengan menempatkan meriam utama pada bagian belakang kapal, sedang bagian depannya diisi dengan kontainer untuk peluncur peluru kendali. Keunikan inilah yang dimiliki oleh fregat dari kelas Krivak, dan mungkin hingga kini belum ada lagi kapal perang yang di produksi dengan menggunakan konfigurasi posisi senjata seperti Krivak. Kapal perang yang mulai di desain sejak akhir tahun 1950an ini. Pada awal beroperasi di tahun 1960an, Krivak mempunyai tugas utama sebagai kapal pemburu kapal selam, dan telah produksi hingga 32 unit, yang sebagian besar pada saat itu dioperasikan oleh Angkatan Laut Soviet, termasuk di dalamnya 8 unit hasil modifikasi yang digunakan oleh KGB Maritime Border Guard sebagai kapal operasi perbatasan, dan setalah runtuhnya Uni Soviet tercatat sebanyak 2 unit di produksi untuk Angkatan Laut Ukraina, namun hanya selesai 1 unit sisanya terhenti di tengah proses produksi karena alasan dana.


Fregat kelas Krivak mempunyai 3 varian, yaitu Krivak 1 yang diproduksi sebanyak 20 unit, Krivak 2 yang diproduksi sebanyak 11 unit dan Krivak 3 yang telah di produksi hingga 7 unit untuk eks Angkatan Laut Soviet dan 2 unit untuk Angkatan Laut Ukraina. Dari varian Krivak 3 muncul lagi varian baru yang diproduksi untuk memenuhi kebutuhan Angkatan Laut India yaitu Talwar class yang hingga kini sudah diproduksi hingga 3 unit. Improvisasi yang tampak mencolok pada Talwar class jika di bandingkan dengan kelas Krivak yang lain, selain desain bentuk lambung kapal adalah, penempatan meriam utama yang tidak lagi dibelakang melainkan di pindah ke bagian depan haluan kapal.

 

Kapal yang mempunyai panjang 123.5 m dan berat total 3.575 ton ini diproduksi oleh 3 galangan kapal yang berbeda yaitu : Zhdanov yard yang berlokasi di Leningrad, Yantar yard di Kaliningrad, dan yang terakhir Zaliv plant di Kerch. Sebagai kapal pemburu Krivak dilengkapi dengan berbagai senjata maut, untuk penangkal kapal selam dan kapal permukaan Krivak dipersenjatai dengan 1 kontainer yang berisi 4 peluru kendali SS-N-14 Silex ASW, sedang untuk penangkis serangan udara ada 2 peluncur peluru kendali dari permukaan ke udara SA-N-4 dengan jumlah rudal sebanyak 40 buah, sedangkan untuk torpedo Krivak mempunyai andalan 2 X 4 buah tabung 533 mm, dan 2 unit roket anti kapal selam RBU 6000. Asesori maut tersebut masih ditambah lagi dengan 2 buah meriam 100 mm untuk Krivak 2, sedang untuk jenis Krivak yang lain diganti dengan 2 buah meriam 76 mm laras ganda.