5 BESAR MANUSIA PALING KEJAM SEPANJANG SEJARAH

5. Jiang Qing

Jiang Qing


Jiang Qing adalah istri dari Mao Tse-tung, diktator Komunis Cina. Melalui manuver cerdik, ia berhasil mencapai posisi tertinggi kekuasaan di dalam partai komunis (dan menjadi Presiden). Diyakini bahwa dia adalah kekuatan pendorong utama di balik Revolusi Budaya Cina (dimana dia adalah wakil direktur). Selama Revolusi Budaya, banyak kegiatan ekonomi dihentikan, dan bangunan kuno yang tak terhitung jumlahnya, artefak, barang antik, buku dan lukisan dihancurkan oleh Pengawal Merah. 10 tahun Revolusi Budaya juga membawa sistem pendidikan untuk berhenti total, dan banyak kaum intelektual yang dikirim ke kamp penjara. Jutaan Penduduk China telah dibatalkan hak asasi mereka selama Revolusi Kebudayaan. Jutaan orang juga dipaksa pindah. Perkiraan jumlah korban tewas sipil dan Pengawal Merah Menurut Sumber resmi adalah sekitar 500.000 dari kekacauan 1966-1969, tetapi sumber lain mengatakan ada sekitar 3 juta kematian, dengan 36 juta penganiayaan telah terjadi selama revolusi kebudayaan ini.
4. Pol Pot

Pol Pot


Pol Pot adalah pemimpin Khmer Merah dan Perdana Menteri Kamboja, dari 1976 sampai 1979, telah menjadi pemimpin de facto sejak pertengahan 1975. Selama berada di kekuasaan, Pol Pot menerapkan komunisme agraris ekstrem di mana semua penduduk kota dipindahkan ke daerah pedalaman untuk bekerja di perkebunan kolektif dan proyek kerja paksa. Perbudakan, kekurangan gizi, perawatan kesehatan yang buruk dan eksekusi kejamnya diperkirakan telah menewaskan sekitar 2 juta orang Kamboja (sekitar sepertiga dari populasi).  Khmer Merah melakukan eksekusi masal di tempat yang dikenal sebagai The Killing Fields. Yang dieksekusi dikubur di kuburan massal. Untuk menghemat amunisi, eksekusi sering dillakukan memakai palu, tangkai kampak, sekop atau tongkat bambu yang diasah.
3. Heinrich Himmler

Heinrich Himmler


Heinrich Himmler, ialah komandan Schutzstaffel (SS) Jerman dan salah satu tokoh yang paling berpengaruh di Jerman Nazi. Sebagai Reichsführer-SS, ia mengendalikan SS dan Gestapo. Ia juga menjadi organisator utama Holocaust (pemusnahan ras oleh nazi). Sebagai pendiri dan opsir yang bertuga di kamp konsentrasi Nazi dan regu kematian Einsatzgruppen, Himmler bertanggung jawab atas pengimplementasian pembasmian skala industri antara ‘6-12 juta’ jiwa. Korban-korbannya ialah orang Yahudi, Slavia,Kristen, Gipsi, homoseksual, komunis, liberal,Freemason, Saksi Yehovah, bangsa kulit hitam dan orang dari banyak bangsa lain.
Menyusul takluknya Jerman Himmler mencoba melarikan diri dengan identitas palsu, namun ditangkap sejumlah anggota SS di (dekat)Bremervörde (Niedersachsen). Himmler bunuh diri pada 23 Mei 1945. Tubuhnya dikebumikan di sebuah makam tak bertanda di Lueneburg
2. Adolf Hitler

Adolf Hitler


Adolf Hitler diangkat sebagai Kanselir Jerman pada 1933, menjadi “Führer” pada 1934 sampai bunuh dirinya pada 1945. Pada akhir perang dunia kedua, kebijakan Hitler penaklukan teritorial dan penaklukan ras telah membawa kematian dan kehancuran terhadap puluhan juta orang, termasuk pembantaian sekitar enam juta orang Yahudi, yang sekarang dikenal sebagai Holocaust. Dia dianggap lebih kejam dari Hummler karena posisinya yang lebih tinggi, sehingga ia bisa saja menolak usulan tersebut, tapi dia malah menyetujui dan melaksanakan pikiran biadab tersebut untuk direalisasikan. Pada tanggal 30 April 1945, Hitler bunuh diri dengan menembak kepalanya sendiri sambil menelan kapsul sianida

1. Josef Stalin

stalin


Stalin adalah adalah pemimpin Uni Soviet dan seorang diktator yang sangat lalim, dikenal juga dengan sebutan “Manusia Baja” sebagai namanya (Stalin atau Steel Man). Ia diperkirakan telah memerintahkan pembunuhan sekitar 30 juta jiwa penduduk Rusia dan negara-negara sekitarnya. Ia juga dikenal sebagai orang yang membenci agama. Awalnya ia masuk seminari di Tbilisi, namun ia kemudian menjadi tidak percaya adanya Tuhan setelah membaca buku Asal-usul Spesies karya Charles Darwin.

Ia tampil sebagai Sekretaris Jenderal Partai Komunis Uni Soviet. Saingan utama Stalin adalah Leon Trotsky. Ketika akhirnya seluruh partai berada di dalam genggaman Stalin, Trotsky berhasil diusir keluar dari Uni Soviet kemudian dibunuh di Meksiko sekitar tahun 1940. Dan ketika Lenin meninggal dunia tanggal 21 Januari 1924, Stalin tampil sebagai pemimpin Uni Soviet yang baru. Ia memperlakukan saingannya atau siapapun yang tidak sependapat dengannya secara kejam dan tidak manusiawi, terutama pada masa pembersihan besar-besaran di Uni Soviet yang memakan banyak korban jiwa. Mereka semua dihukum mati sebagai musuh negara Soviet atau dijebloskan ke dalam kamp-kamp kerja paksa atau penjara. Kamp tahanan Gulag adalah salah satu saksi bisu kejamnya Stalin pada masa Teror Besar di Uni Soviet.Ketika Perang Dunia II (1939-1945) meletus, Uni Soviet berperang bersama Inggris serta Amerika Serikat melawan Nazi Jerman. Tetapi seusai perang, Stalin memasang “Tirai Besi” antara sekutu Barat dan Soviet dan sebagian besar negara di Eropa Timur dijadikan negara Komunis. Stalin berkuasa sampai saat kematiannya pada usia 74 tahun. Kematiannya ini diduga kuat karena diracun oleh komplotan pimpinan Lavrenty Beria. Pada masa pemerintahannya ia tidak hanya mengawasi seluruh negara Soviet, melainkan juga negara-negara di luar Uni Soviet. Perkiraan korbannya mencapai 10-60 juta orang.

Perihal INFO PERTAHANAN
Aku? Kau tanya Aku siapa? Nanti Kau tahu dengan sendirinya ....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: