13-6-323SM: Alexander the Great Wafat

 

Pada lebih dari 2000 tahun lalu, tepatnya 13 Juni 323 SM, Alexander the Great menghembuskan nafas terakhir di usia 33 tahun. Dia adalah seorang panglima perang legendaris asal Makedonia. Kecemerlangannya membuat dia berhasil mendirikan suatu kekaisaran yang terbentang dari kawasan timur Mediterania hingga India.

Menurut The History Channel, tokoh yang juga populer dengan sebutan Iskandar Agung itu menderita demam yang parah di Babilonia. Saat itu, Alexander kembali dari kampanye militer di wilayah timur.

Alexander merupakan putra Raja Makedonia, Philip II. Dia menerima pendidikan klasik langsung dari seorang filsuf legendaris Aristoteles. Di usia 16 tahun, Alexander sudah memimpin pasukan ke pertempuran.

Pada tahun 336 SM, Alexander naik tahta menggantikan ayahnya yang tewas dibunuh. Dua tahun kemudian, raja muda dari Makedonia itu mulai menunjukkan ambisinya menaklukan kerajaan-kerajaan lain di dunia. Bala tentara Alexander tidak terkalahkan di setiap pertempuran yang dia pimpin.

Namun, Alexander akhirnya takluk pada sakit demam. Penyebab demamnya masih diperdebatkan, apakah dari typhoid atau malaria. Bahkan muncul spekulasi dia diracun. Namun, Alexander semasa hidup dikenal sering menenggak minuman keras dan memiliki luka-luka yang parah sehingga mempengaruhi daya tahan fisiknya.

Alexander tidak sempat mempersiapkan penggantinya. Tidak heran bila kekaisaran Makedonia yang dia dirikan langsung runtuh.

Perihal INFO PERTAHANAN
Aku? Kau tanya Aku siapa? Nanti Kau tahu dengan sendirinya ....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: