Panzerkampfwagen VI Tiger [Tank Yang Paling Di Takuti Sekutu]

Panzerkampfwagen VI Tiger atau lebih kita kenal Tiger Tank memang tank paling yang paling di kenal saat perang dunia ke II berlangsung . Tank Tiger pertama kali diproduksi pabrikan Henschel yakni bulan Agustus 1942. Tank ini lahir dari kebutuhan Jerman akan tank berat saat berperang melawan Uni Soviet dalam operasi Barbarossa. Desainnya menekankan pada proteksi dan daya hantam sehingga urusan kecepatan Tiger memang tertinggal dibanding tank-tank Jerman lainnya

Bobot Tiger I sendiri mencapai 55.000kg atau lebih dua kali bobot tank Panzer IV (25.000kg). Bobot yang berat ini disebabkan oleh tebalnya baja yang dipakai Tiger. Pada sasis depan tidak kurang 100mm, samping kiri kanan dan belakang 80mm. Sedangkan untuk turret depan tebalnya baja mencapai 110mm. Lapisan baja ini amat berguna untuk melindungi Tiger dari tembakan tank musuh. Konstruksi Tiger memakai sistem interlock dimana bagian2 sebelumnya dibuat terpisah kemudian disatukan seperti merakit puzzle.

Track yang dipakai tank Tiger adalah salah satu track terlebar yang ada saat itu, yakni 725mm. Ukuran yang amat lebar ini diperlukan agar tank Tiger tidak terbenam saat melewati jalan-jalan biasa. Saat diangkut dengan kereta Tiger dapat memakai track ukuran 520mm. sistem suspensinya memakai interleaving road wheels untuk menahan bobotny yang masif, masing2 sisi memakai 24 roda utama, total roda utama 48.

Senjata Tiger adalah kanon legendaris “88 “, senjata ini awalnya digunakan untuk menembak jatuh pesawat terbang namun dikemudian hari diketahui bahwa senjata ini juga efektif menghancurkan tank. Senjata tambahan lainnya adalah machine gun MG34 7.92mm yang berfungsi menghalau infantri lawan, versi terakhir Tiger memiliki machine gun anti pesawat yang dipasang di cupola

Mesin Tiger mengandalkan Maybach HL210 P45 yang sebenarnya kurang bertenaga untuk dipasangkan ke tank ini. Kemudian diganti dengan HL230. Biarpun demikian kecepatan maksimal hanya berkisar 38km/jam dengan jarak jangkau 110km-195km. Tiger versi awal punya kemampuan menyebrangi sungai dengan snorkel yang terhubung dengan mesin. Pada varian Mass Production & Late kemampuan ini dihilangkan.

   

SPECS:

Armor                 : baja pelat dgn ketebalan 25-110 mm
Berat                    : 54 ton
dimensi             : 9 x 3,5 x 3 meter
Kru                       : 5 orang (komandan, navigator, loader, gunner, turretcontroller)
Mesin                 : Maybach 700 hp
Jarak Jelajah: 150-200 km (terrain dependant)
TopSpeed        : 36kph

GUNS:
primary         : 88mm KWK36
coaxial           : 7,92mm MG38/13mm RheinmetallBorsig Mk131
turret top    : 7,92 mm MG42

Tank Tiger I menjadi tank tempur pertama Jerman mempunyai suspensi handal dan stabil untuk segala medan, yang membuat membuat pasukan Uni Soviet kocar-kacir karena berbagai tank mereka dihancurkan dengan mudah. Selama aksinya, tank Tiger I mencatat hasil mencengangkan, baik di Front Barat maupun Front Timur Eropa.

Pada 18 Oktober 1943, sebuah tank Tiger yang dikomandani Sepp Rannel, menghancurkan 18 tank Uni Soviet. Rekannya, Michael Wittman, melumpuhkan 119 buah tank, termasuk hasil besar di Pantai Normandi, Prancis, usai pendaratan D-Day 6 Juni 1944 (menghancurkan 25 tank Inggris dan 28 kendaraan lapis baja).

Namun tank Tiger I hanya diproduksi selama dua tahun (Agustus 1942 s.d. Agustus 1944), setelah itu tertandingi tank-tank baru keluaran Inggris. Tank Tiger I mempunyai kelemahan, sering mudah macet saat rantainya dipenuhi salju musim dingin. Kondisi ini, dimanfaatkan pasukan Uni Soviet untuk melumpuhkannya, pada saat pagi-pagi sekali sebelum salju meleleh.

Generasi berikutnya adalah tank Tiger II yang dijuluki King Tiger, yang terlihat pertama kali beraksi di Front Timur pada Mei 1944 dan di Front Barat pada bulan Agustus. Berbobot 68 ton berkekuatan 690 tenaga kuda dengan kapasitas bahan bakar lebih besar, membuat King Tiger menjadi senjata dasyat, walau Jerman tengah kesulitan pasokan bahan bakar, akibat berbagai tangki bahan bakarnya dan pabrik hancur dibom pasukan sekutu.

Hanya sedikit King Tiger dapat diproduksi, di mana 100 unit di antaranya digunakan pada pertempuran di Ardennes Belgia (dikenal sebagai Battle of the Bulge) pada musim dingin 1944-1945. Untuk mengimbanginya, asukan AS kemudian menghadirkan M-4 Sherman dan penghancur tank Typhoon, sedangkan Uni Soviet mengembangkan meriam kaliber 100 mm dan 152 mm untuk “membunuh” tank-tank Tiger dan King Tiger.

Akhir perang, banyak tank modern dibuat dengan mengembangkan rancangan dasar dari Tank Tiger maupun King Tiger. Di antaranya, tank M26 Pershing buatan Amerika dan disamping M1/M1A1/M1A2 Abrams, Challenger Inggris, dan lain-lain, yang sebagian mengambil desain Super Tank Jerman. Sementara Uni Soviet, membuat T-55, T-62, dan lain-ain terutama pada era kepemimpinan Josep Stalin.

   

Tank Paling Menakutkan Saat Perang Dunia II

Kalau menyebut satu nama tank yang cukup ditakuti oleh sekutu saat perang dunia kedua pastilah nama Tiger masuk dalam daftar utama. Bahkan sekutu membuat perhitungan sendiri berdasarkan pengalaman, untuk membereskan sebuah tank Tiger di medan lapang perlu setidaknya lima tank Sherman dengan resiko kehilangan tiga atau empat diantaranya. Hampir mustahil melumpuhkan Tiger dalam duel tank versus tank tanpa adanya korban di pihak sekutu.

Sebuah Tiger dapat menghancurkan tank Sherman dari jarak 2.000 m, sedangkan tank Sherman perlu mendekati jarak 100 m untuk bisa menghancurkan Tiger, itupun hanya bisa jika menembak armor samping (80cm) Tiger. Sampai kemudian muncul varian Sherman Firefly yang dapat melumpuhkan Tiger dari jarak 500 m. Namun untung bagi Jerman, varian Firefly tidak diproduksi massal oleh sekutu.

Tiger pertama kali memulai debutnya pada perang Jerman-Soviet. Kala itu Jerman menyadari bahwa tank-tank Soviet lebih unggul kemudian mulai merencanakan pembuatan tank-tank berat. Diantaranya Panzer V Panther dan Panzer VI Tiger. Dua nama awal ini nantinya akan membawa perubahan besar pada struktur divisi lapis baja Jerman

Awalnya terdapat dua desain yakni desain Henschel dan desain Porsche. Prototype pertama VK4501(P) & VK4501(H)diselesaikan dan ditunjukan kepada Hitler saat hari ulang tahunnya. Desain Henschel menang dan melanjutkan ke tahap produksi massal dengan nama SdKfz 181. Desain Henscel dipilih karena dianggap lebih simple dan kuat. Desain Porsche kemudian diberikan untuk dijadikan tank destroyer Elefant & Ferdinand yang memiliki performa buruk di medan tempur

Saat pertama kali diuji di lapangan Tiger ternyata memiliki masalah yang serius. Musim dingin Soviet dapat membekukan roda-roda Tiger. dan saat musim hujan Tiger dapat terbenam di jalanan lumpu. Pada saat itu sebagian besar daerah Soviet belum modern layaknya daerah Eropa, masih banyak terdapat jalanan sederhana yang belum diaspal. Sekali Tiger mogok atau rusak maka hanya dapat ditarik oleh minimal tiga halftrack Famo 9 ton. Kurang dari itu mustahil menarik Tiger.

  

Saat diterjunkan di front barat, Tiger begitu ditakuti oleh tank-tank sekutu lantaran tak ada satupun tank sekutu yang bisa menandingi Tiger saat berhadapan, face to face. Sehingga pada saat bertemu Tiger, awak tank Sherman mengandalkan kecepatan tanknya untuk bergerak maju dah memutari Tiger untuk dapat menembak bagian terlemah Tiger, bagian belakang.

Pada saat di medan perang Afrika , Tiger, Panzer III & Panzer IV berhadap-hadapan dengan tank2 sekutu macam Matilda, Crusader, Sherman dan Grant. Tiger versi Tunisia memiliki tambahan saringan udara sehingga kebal dari medan berdebu yang panas

Discovery channel bahkan pernah menayangkan pengalaman awak tank Sherman yang selamat saat tanknya dihantam Tiger. Mereka dapat selamat karena peluru 88 Tiger menembus bagian depan turret Sherman hingga menjebol bagian belakang turret dan meledak diluar tank

Pada varian Late untuk menghemat penggunaan material maka roda Tiger diganti dengan full steel. Jumlah roda utama yang tadinya mencapai 48 buah dapat dikurangi hingga 40 buah. Tiger kemudian digantikan oleh Tiger II (King Tiger)

pertempuran yang tercatat dalam sejarah diantaranya:

7 Juli 1943 – Sebuah tank Tiger yang dikomandani Franz Staudegger dari 2nd Platoon, 13th Panzer Company, 1st SS Division Leibstandarte SS Adolf Hitler bertemu dengan 50 tank Soviet berjenis T-34 dan kemudian ia berhasil menghancurkan 22 tank dengan selamat, ia kemudian mendapat penghargaan Knight’s Cross

8 Agustus 1944 sebuah tank Tiger yang dikomandani SS-Unterscharführer Willi Fey dari 1st Company of sSSPzAbt 102 bertamu dengan barisan tank Inggris, dan berhasil menghancurkan 14 dari 15 Sherman yang ada.

Pada saat pertempuran Normandy, sSSPzAbt 102 mengklaim menghancurkan 227 tank sekutu dalam enam minggu.

 

——————————————————-

Sumber : Kaskus dan berbagai Sumber Lainnya

Perihal INFO PERTAHANAN
Aku? Kau tanya Aku siapa? Nanti Kau tahu dengan sendirinya ....

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s

%d blogger menyukai ini: